Posts Tagged ‘cinta’

Kisah Inspiratif – Hadiah Cinta yg tak ternilai (True Love Story)

Posted on the November 14th, 2009 under All About Story by andre

“Bisa saya melihat bayi saya?” pinta seorang ibu yang baru melahirkan penuh kebahagiaan. Ketika gendongan itu berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki yang mungil itu, ibu itu menahan nafasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang ke arah luar jendela rumah sakit. Bayi itu dilahirkan tanpa kedua belah telinga! Waktu membuktikan bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk.

Suatu hari anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya di pelukan sang ibu yang menangis. Ia tahu hidup anak lelakinya penuh dengan kekecewaan dan tragedi. Anak lelaki itu terisak-isak berkata, “Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya, aku ini makhluk aneh.”
Anak lelaki itu tumbuh dewasa. Ia cukup tampan dengan cacatnya. Ia pun disukai teman-teman sekolahnya. Ia juga mengembangkan bakatnya di bidang musik dan menulis. Ia ingin sekali menjadi ketua kelas. Ibunya mengingatkan, “Bukankah nantinya kau akan bergaul dengan remaja-remaja lain?” Namun dalam hati ibu merasa kasihan padanya.

Suatu hari ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang dokter yang bisa mencangkokkan telinga untuknya. “Saya percaya saya bisa memindahkan sepasang telinga untuknya. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan telinganya,” kata dokter. Kemudian, orangtua anak lelaki itu mulai mencari siapa yang mau mengorbankan telinga dan mendonorkannya pada mereka. Beberapa bulan sudah berlalu. Dan tibalah saatnya mereka memanggil anak lelakinya, “Nak, seseorang yang tak ingin dikenal telah bersedia mendonorkan telinganya padamu. Kami harus segera mengirimmu ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Namun, semua ini sangatlah rahasia,” kata sang ayah.

Operasi berjalan dengan sukses. Seorang lelaki baru pun lahirlah. Bakat musiknya yang hebat itu berubah menjadi kejeniusan. Ia pun menerima banyak penghargaan dari sekolahnya. Beberapa waktu kemudian ia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat. Ia menemui ayahnya, “Yah, aku harus mengetahui siapa yang telah bersedia mengorbankan ini semua padaku. Ia telah berbuat sesuatu yang besar namun aku sama sekali belum membalas kebaikannya.” Ayahnya menjawab, “Ayah yakin kau takkan bisa membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu.” Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan, “Sesuai dengan perjanjian, belum saatnya bagimu untuk mengetahui semua rahasia ini.”

Tahun berganti tahun. Kedua orangtua lelaki itu tetap menyimpan rahasia. Hingga suatu hari tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga itu. Di hari itu ayah dan anak lelaki itu berdiri di tepi peti jenazah ibunya yang baru saja meninggal. Dengan perlahan dan lembut, sang ayah membelai rambut jenazah ibu yang terbujur kaku itu, lalu menyibaknya sehingga tampaklah… bahwa sang ibu tidak memiliki telinga. “Ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekali bisa memanjangkan rambutnya,” bisik sang ayah. “Dan tak seorang pun menyadari bahwa ia telah kehilangan sedikit kecantikannya bukan?”

Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh namun di dalam hati. Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang bisa terlihat, namun pada apa yang tidak dapat terlihat. Cinta yang sejati tidak terletak pada apa yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada apa yang telah dikerjakan namun tidak diketahui.

A Lesson of Love

Posted on the October 25th, 2009 under All About Story by andre

Toshinobu Kubota, yang biasa dipanggil Shinji mengucapkan selamat tinggal kepada keluarganya di negerinya yang lama untuk mencari hidup yang lebih baik di Amerika. Ayahnya memberinya uang simpanan keluarga yang disembunyikan di dalam kantong kulit.

“Di sini keadaan sulit,” katanya sambil memeluk putranya dan mengucapkan selamat tinggal. “Kau adalah harapan kami.” Shinji naik ke kapal lintas Atlantik yang menawarkan transport gratis bagi pemuda-pemuda yang mau bekerja sebagai penyekop batubara sebagai imbalan ongkos pelayaran selama sebulan. Kalau Shinji menemukan emas di Pegunungan Colorado, keluarganya akan menyusul.

Berbulan-bulan Shinji mengolah tanahnya tanpa kenal lelah. Urat emas yang tidak besar memberinya penghasilan yang pas-pasan namun teratur. Setiap hari ketika pulang ke pondoknya yang terdiri atas dua kamar, Shinji merindukan dan sangat ingin disambut oleh wanita yang dicintainya. Satu-satunya yang disesalinya ketika menerima tawaran untuk mengadu nasib ke Amerika adalah terpaksa meninggalkan Asaka Matsutoya sebelum secara resmi punya kesempatan mendekati gadis itu. Sepanjang ingatannya, keluarga mereka sudah lama berteman dan selama itu pula diam-diam dia berharap bisa memperistri Asaka.

CINTA dan SAHABAT

Posted on the October 25th, 2009 under All About Story by andre

Suatu hari,Saat CINTA & SAHABAT berjalan,tiba2 CINTA terjatuh ke dalam telaga. Tau kenapa…..?
Karna cinta itu buta..

Lalu SAHABAT pun ikut terjun ke dalam telaga. Tau kenapa…?
Karna SAHABAT akan berbuat apa saja untuk CINTA.

Dalam telaga tiba2 CINTA MEnghilang.Tau kenapa…?
Karna CINTA itu halus,mudah hilang apalagi tidak di jaga,sukar di cari apalagi di dalam telaga yang gelap..

Sedangkan SAHABAT masih tetap Mencari2 dmn CINTA dan terus Menunggu,Tau kenapa…?
Karna SAHABAT itu Sejati,SEtia. maka hargai dan sanyangilah SAHABAT, karna SAHABAT tetap paling setia dan berharga..:tob:

…Arti Memiliki…

Posted on the October 24th, 2009 under Relationship by andre

Pacaran itu suatu hal yang mengesankan dan ‘harus
dipertahankan’ jika memang sudah sepadan. Seperti kata-kata berikut:
cinta tak pernah akan begitu indah,
jika tanpa persahabatan….. yang satu selalu
menjadi penyebab yang lain dan prosesnya… adalah irreversible……

Seorang pecinta yang terbaik adalah sahabat yang
terhebat. Jika engkau
mencintai seseorang, jangan berharap bahwa
seseorang itu akan mencintaimu persis sebaliknya dalam kapasitas yang
sama.
Satu diantara kalian akan memberikan lebih, yang lain akan dirasa
kurang………..
Begitu juga dalam cinta: engkau yang mencari, dan
yang lain akan menanti……

Jangan pernah takut untuk jatuh cinta…. mungkin
akan begitu menyakitkan,
dan mungkin akan menyebabkan engkau sakit dan
menderita….. tapi jika engkau

tidak mengikuti kata hati, pada akhirnya engkau akan menangis…….
Jauh lebih pedih… karena saat itu menyadari
bahwa engkau tidak pernah
memberi…. cinta itu sebuah jalan.

Cinta bukan sekedar perasaan, tapi sebuah komitmen….
Perasaan bisa datang dan pergi begitu saja……
Cinta tak harus berakhir bahagia….. karena cinta
tidak harus berakhir…..

Cinta sejati mendengar apa yang tidak
dikatakan…. dan mengerti apa yang
tidak dijelaskan, sebab cinta tidak datang dari
bibir dan lidah atau pikiran………

Ketika engkau mencintai, jangan mengharapkan
apapun sebagai imbalan, karena jika engkau demikian, engkau bukan
mencintai,
melainkan….. investasi.

Jika engkau mencintai, engkau harus siap untukmenerima penderitaan.
Karena jika engkau mengharap kebahagiaan, engkau
bukan mencintai,
melainkan…. memanfaatkan.

Lebih baik kehilangan harga diri dan egomu bersama
seseorang yang engkau
Cintai daripada kehilangan seseorang yang engkau
cintai, karena egomu yang
Tak berguna itu……..

Jangan mencintai seseorang seperti bunga, karena
bunga mati kala musim
berganti, cintailah mereka seperti sungai, sebab
sungai mengalir
selamanya……..

Cinta mungkin akan meninggalkan hatimu bagaikan
kepingan2 kaca, tapi tancapkan
dalam pikiranmu, bahwa Ada seseorang yang akan
bersedia untuk menambal lukamu
dengan mengumpulkan kembali pecahan2 kaca itu…..
Sehingga engkau akan menjadi utuh kembali……

peace & love

Kisah Cinta Dari China

Posted on the September 23rd, 2009 under All About Story by andre

Satu kisah cinta baru-baru ini keluar dari China dan langsung menyentuh seisi dunia. Kisah ini adalah kisah seorang laki-laki dan seorang wanita yang lebih tua, yang melarikan diri untuk hidup bersama dan saling mengasihi dalam kedamaian selama setengah abad.

Laki-laki China berusia 70 tahun yang telah memahat 6000 anak tangga dengan tangannya (hand carved) untuk isterinya yang berusia 80 tahun itu meninggal dunia di dalam goa yang selama 50 tahun terakhir menjadi tempat tinggalnya.